Langsung ke konten utama

Kekayaan dan Kebodohan William Clark, Orang Terkaya di New York

Pada akhir abad ke 19 di kota New York, tepatnya di sebuah jalan yang dijuluki "Koloni Millionaire", berdiri sebuah rumah dengan ukiran rumit ala bangunan eropa, rumah tersebut milik pengusaha dan politisi kaya bernama William A. Clark.

Namun nama Clark di cap jelek pada saat itu, memilik makna "manusia busuk", "aib bagi bangsa Amerika". Karena dia mencoba menyuap jalannya ke Senat AS, dan skandal yang mengakibatkan memaksa negara untuk mengubah konstitusi. Sejak saat itu, semua senator AS dipilih oleh rakyat dan tidak dipilih oleh badan legislatif negara bagian masing-masing, seperti pada masa Clark. Clark akhirnya menjadi seorang senator pada pemilihan berikutnya, dan ia juga meninggal dengan menyandang salah satu orang Amerika terkaya yang pernah ada.

William clark's house

William A. Clark membuat kekayaannya terutama dengan penambangan tembaga, tetapi ia juga melakukan pekerjaan singkat sebagai konstruktor kereta api, seorang petani, seorang guru, seorang tentara, seorang penambang, pemotong kayu, pengendara ternak, toko kelontong, seorang bankir, taipan real estat, dan pengembang industri gula bit California selatan. Dia mengaku sukses dalam setiap usaha.

William Clark
William Clark

Clark tiba di New York pada tahun 1890-an, dan membeli sebidang tanah di sudut timur laut, Fifth dan 77th Street. Dia kemudian menugaskan perusahaan Lord New York City, Hewlett & Hull untuk membangun rumah terbaik yang pernah ada. Rumah itu membutuhkan waktu empat belas tahun untuk dibangun, ketika selesai pada tahun 1911, Rumah ini adalah salah satu rumah yang terbesar di kota New York.

Rumah Clark berdiri setinggi sembilan lantai dengan menara empat sisi yang spektakuler dengan lengkungan-lengkung ke dalam tiga tingkat di atasnya yang ditutupi oleh pergola terbuka, yang konon rumah ini terlihat dari hampir di setiap sudut Central Park. Rumah itu memiliki 121 kamar, termasuk 25 kamar tamu dengan pemandian masing-masing ruangan, 35 kamar pelayan dan sebuah perpustakaan Gothic yang panjangnya 90 kaki, dengan perapian berukir yang sangat besar. Semua kamar dihiasi secara mewah dengan permadani dan karya seni abad pertengahan. Di ruang sarapan, ada 170 panel berukir, dan semua ukiran berbeda.

Rumah itu menarik perhatian penduduk New York dan pers, dan hampir tidak ada yang menanggapinya dengan positif. Bahkan The New York Times menyebutnya "tumpukan granit," dan arsitek di mana-mana membencinya. Rupanya, dekorasi dan hiasan Perancis yang mahal dan berseni, di mana Clark menghabiskan begitu banyak uang, sudah ketinggalan zaman. Akhirnya, rumah itu mendapat julukan "Clark's Folly" (Kepuasan Clark).

Rumah itu sendiri tidak berdiri lama. Setelah kematian Clark pada tahun 1925, istri dan putrinya menjual properti itu seharga $3 juta dan pindah ke sebuah apartemen di 907 Fifth Avenue. Pemilik baru menghancurkan rumah dua tahun kemudian dan membangun sebuah gedung apartemen mewah di situs tersebut. Rumah Clark, yang ia habiskan uang sebesar $ 7 juta (setara dengan sekitar $ 180 juta hari ini jika di rupiahkan sebesar Rp 2,58 Triliun), hanya berdiri kurang dari dua puluh tahun.





Sumber: Amusing Planet

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Payton Moormeier Wallpaper: Beach Day 🏖

PAYTON MOORMEIER WALLPAPER Image credit @iitspayton

Nazaré: Desa Nelayan di Portugal 🌅

Nazare adalah desa nelayan yang penuh warna di Portugal tengah. Terletak hampir 80 mil di utara Lisbon, desa ini tidak akan mengecewakan bagi mereka, yang mencari tempat liburan yang damai. Dengan pantai berpasir yang indah dan irama deburan ombak, Nazaré adalah tempat yang sempurna untuk berjalan-jalan tanpa gangguan di sepanjang pantai, berselancar, berjemur, dan, tentu saja, memancing. Kota ini mendapatkan namanya setelah patung Maria, yang dibawa dari Nazareth oleh seorang biarawan di abad ke-4. Nazare memiliki tiga distrik, yaitu: pantai, Sitio, yang letaknya jauh di atas kota utama dan Pederneira. Sehingga Nazare memiliki beberapa tempat bagus untuk dilihat. Di alun-alun kota, terdapat Gereja Nossa Senhora da Nazaré dari abad ke-17 dan juga patung Our Lady of Nazareth. Daya tarik lain dari Nazare adalah di Rua Sousa Lobo dan Casa Museo do Pescador atau museum rumah nelayan. Pondok tradisional ini adalah rumah khas seorang nelayan dan keluarganya. Baca juga: ...

Kepulauan Danau Loosdrecht Belanda

Kepulauan Danau Loosdrecht Belanda - Pulau-pulau yang memanjang dan sempit ini terlihat di daerah yang disebut Scheendijk di Danau Loosdrecht , Belanda. Kredit foto: George Steinmetz Danau Loosdrecht adalah sistem danau yang dangkal dan saling berhubungan di Belanda yang terletak di provinsi Utrecht, selatan Amsterdam. Pada abad pertengahan, wilayah ini merupakan rawa gambut besar yang terlalu lembek untuk dijadikan lahan pertanian. Beberapa upaya pengeringan rawa dilakukan, tetapi pada abad ke-17, rencana lahan untuk pertanian ditinggalkan dan rawa ditambang sebagai gantinya. Gambut terdiri dari vegetasi yang sebagian terdiri dari bahan organik yang bisa membusuk dan merupakan sumber bahan bakar yang sangat baik. Pemanenan gambut di Loosdrecht dimulai pada 1630-an. Gambut dikeruk dari bawah permukaan air dan dibiarkan kering di tepi yang berdekatan. Dengan cara ini terbentuk area dengan potongan panjang dan tepian, khas dalam penambangan gambut. Ketika pena...

Scola Tower: Napas Sejarah Di Laut Italy

Scola Tower - Setiap sudut kota di Italia memiliki napas sejarah. Jadi, bukan lagi kejutan, jikan selalu ada sesuatu untuk dilihat di setiap provinsi di negeri tersebut. Scola Tower menampilkan sejarah, tradisi, dan arsitektur, seperti banyak monumen lokal lainnya. Latak Scola Tower Terletak di Teluk Penyair, La Spezia Italia, Scola tower berdiri lebih dari 42 kaki di atas laut. Dibangun pada abad ke-17, menara ini awalnya dirancang, sebagai bagian dari sistem pertahanan Senat Republik Genoa. Menara ini adalah satu dari sekian banyak menara yang dibangun di pantai Liguria, untuk memberikan perlindungan dari musuh. Kronik awal mengklaim, bahwa pembangunan tersebut menelan biaya lebih dari 60.000 pound dan menjadi tempat tinggal permanen bagi enam tentara, seorang pembom dan komandan mereka. Pada saat itu, benteng ini bernama Torre di San Giovanni Battista; Menara St. Yohanes Pembaptis. Scola tower memiliki bentuk pentagonal dan ketebalan dinding sekitar 1,2 meter. Dan ini mung...

Freebies Baejin Young iPhone Wallpaper #2

Free iPhone Wallpaper Baejin Young . Click download button below, to save wallpaper on your phone. Have a good day.